Kewirausahaan - Pitch Deck
"PITCH DECK"
Halo teman – teman semuanya,
kali ini yang akan saya bahas ialah mengenai lebih detail apa itu “Pitch Deck”.
Ketika hendak merintis sebuah startup, salah satu penunjang modal ialah investor.
Contohnya Ruang guru, Kitabisa.com, gojek, mereka bisa berkembang pesat karena
adanya investor. Jika para investor bertanya tentang bisnis startup anda apa
yang bisa anda jelaskan sebagai founder tersebut? bagaimana cara nya
menjelaskan secara rinci dengan jelas?
Pitch Deck adalah salah
satu hal yang sangat penting yang perlu kamu siapkan saat hendak bertemu dengan
calon investor.
Pitch Deck ialah
dokumen presentasi yang berisi penjelasan tentang kondisi bisnis itu secara
umum. Mulai dari strategi apa yang akan digunakan, rencana bisnis, beberapa
solusi yang ditawarkan, pasar yang ditargetkan, sampai hitungan perkiraan
pendapatan.
Tujuan Pitch Deck ini
ialah agar memudahkan para investor memahami penjelasan dan memudahkan para
perintis startup dalam menjelaskan presentasi terhadap calon investor maupun
konsumen. Dokumen ini akan menjadi batasan untuk hal apa saja yang akan kalian
sampaikan.
Pitch Deck harus
menggambarkan mengapa investor harus berinvestasi ke startup tersebut, apakah
investasi mereka akan membuahkan hasil dalam Return of Investment (ROI) atau
Break Even Point (BEP). Lalu tentang bagaimana rencana startup memanfaatkan
investasi yang diberikan dengan sebaik-baiknya. Apa yang akan dilakukan dengan
uang tersebut sehingga membuat bisnis itu bisa berkesinambungan dan bertumbuh? Lalu
aspek apa saja yang harus Anda ceritakan kepada Investor tersebut?
Unsur – Unsur Pitch
Deck
- One Liner Pitch
Disini menjelaskan
bahwa tidak perlu banyak bertele – tele dalam banyak kalimat, cukup dengan
gambaran ilustrasi yang singkat yang menggambarkan bisnis itu secara umum.
- Founder
Para investor ini pada
dasarnya akan berinvestasi dengan para pencetus ide startup tersebut atau yang
biasa disebut founder. Para investor akan dikenalkan tentang siapa para
founder, dengan menceritakan latar belakang, kelebihan, dan passion yang
dimiliki berkaitan dengan bisnis yang sedang dikerjakan.
- Vision or Mission
Berisi semua mimpi
besar dan gambaran founder tentang startup yang akan berjalan tersebut, pemikiran
visioner dari masa depan bisnis yang dijalani. Dan kenapa hal tersebut penting
untuk dicapai? Baik bagi pasar, maupun konsumen.
- Market Information
Menggambarkan kondisi
pasar yang akan disasar, dalam sebuah pitch deck perlu memaparkan data yang
matang dari hasil riset atau survei. Angka yang mengenai kondisi pasar akan
menjadi gambaran yang lebih jelas.
- Problem dan Solution
Suatu gambaran masalah
yang dapat diselesaikan, seberapa besar pangsa pasar yang mengalami
permasalahan itu. Lalu memberikan solusi akan apa yang hendak dikerjakan dengan
bisnis yang sekarang dijalani.
- Product – Market fit
Solusi yang telah disampaikan dapat menyelesaikan permasalahan yang ada, lalu tentang bagaimana pengguna menanggapi produk yang disajikan, misalnya dengan melihatkan rating aplikasi atau testimoni.
- Product Roadmap
Berisi rencana – rencana yang akan dilakukan tentang pembaruan produk/fitur, peluncuran versi teranyar, dan proyeksi lainnya terkait dengan proses pengembangan.
- Business Plan
Bagaimana rencana
startup menghasilkan uang dari produk yang mereka miliki.
- Financial Projection
Seberapa besar budget
yang dimiliki dan alokasinya akan menentukan banyak hal, misalnya strategi
talent acquisition, peluncuran produk, hingga menghasilkan angka yang
dibutuhkan dalam fundraising. Sebenarnya Financial Projection ini penting
dibuat secara rutin, selain melengkapi pitch deck, juga membantu founder untuk
mengelola cashflow.
Tips and Triks Pitch
Deck
- Buatlah presentasi
seringkas mungkin, jangan membuat terlalu panjang. Karena para investor hanya
ingin melihat garis besar dari produk tersebut.
- Tunjukkan orang –
orang terbaik yang akan terlibat di bisnis ini, dan jelaskan posisi mereka
masing-masing. Agar bisnis tersebut bisa berhasil sesuai target.
- Tunjukkan pada
investor bagaimana cara kerja produk tersebut dan berikan beberapa contohnya.
- Tampilkan slide
semenarik mungkin.
- Berikan grafik yang
menguraikan pertumbuhan pasar di masa lalu dan pertumbuhan potensial pasar di
masa depan.
- Jelaskan siapa saja
pesaing anda dan apa kelebihan bisnis yang anda miliki ketimbang pesaing lain,
jelaskan strategi yang mungkin dilakukan untuk mengambil market dari pesaing
tersebut.
- Lalu terakhir jelaskan
kepada para investor risiko apa saja yang bisa terjadi pada bisnis ini dan
sertakan dengan solusi jika risiko itu terjadi.
Perlu diingat bahwa, para
investor menginginkan keuntungan yang anda berikan. Jadi bukan hanya seperti
mendapatkan pinjaman cepat kemudian tidak memberikan imbalan yang mereka
inginkan. Para investor hanya akan memikirkan dua hal yakni Return atau
pendapatan kembali dan Risk atau risiko yang kemungkinan mereka dapatkan.











Komentar
Posting Komentar